Duri – Newsline.id- Memasuki usia ke-26 tahun, Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Sakai Riau (HPPMS-R) menegaskan kembali komitmennya sebagai wadah perjuangan pendidikan sekaligus pemersatu generasi muda Suku Sakai.
Momentum peringatan milad yang mengusung tema “Satu Barisan, Satu Tujuan, Bersama Menjaga HPPMS-R” tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas, serta mengingat kembali tujuan besar organisasi dalam membangun masa depan generasi Sakai.
Dalam sambutannya, Ketua Umum HPPMS-R, Robiyanto, mengingatkan bahwa organisasi ini tidak boleh hanya dipandang sebagai tempat berkumpulnya mahasiswa. Lebih dari itu, HPPMS-R merupakan wadah perjuangan yang memiliki tanggung jawab terhadap keberlangsungan pendidikan generasi muda Suku Sakai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Robiyanto, organisasi harus mampu menjadi jembatan bagi anak-anak Sakai yang memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan hingga ke perguruan tinggi. Jangan sampai keterbatasan dukungan dan kesempatan membuat generasi muda harus mengubur impian mereka untuk mengenyam pendidikan tinggi.
Karena itu, ia mengajak seluruh anggota untuk saling menguatkan, memberikan motivasi, serta membuka ruang perjuangan agar semakin banyak generasi Sakai memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik.
Tidak hanya berfokus pada dunia pendidikan, Robiyanto juga menyoroti pentingnya peran HPPMS-R dalam kehidupan sosial masyarakat. Ia berharap organisasi tersebut ke depan mampu menjadi jembatan komunikasi sekaligus penengah ketika muncul konflik maupun perbedaan di tengah masyarakat Suku Sakai.
Baginya, menjaga persaudaraan dan keharmonisan merupakan bagian penting dari tanggung jawab organisasi. Dialog dan kebersamaan harus lebih dikedepankan agar setiap persoalan dapat disikapi dengan bijak tanpa memperlebar perpecahan.
Robiyanto juga menegaskan bahwa menjaga HPPMS-R bukan semata-mata tugas ketua umum maupun pengurus. Seluruh anggota memiliki tanggung jawab yang sama untuk mempertahankan persatuan dan memastikan organisasi tetap berjalan sesuai tujuan perjuangannya.
Perbedaan pendapat, kata dia, seharusnya tidak menjadi alasan untuk terpecah. Sebaliknya, perbedaan harus menjadi kekuatan dalam membangun organisasi yang lebih matang dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Memasuki usia ke-26 tahun, HPPMS-R diharapkan semakin konsisten menjalankan perannya sebagai ruang pengembangan generasi muda, wadah perjuangan pendidikan, serta pemersatu masyarakat Suku Sakai di Provinsi Riau.

Peringatan milad ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perjalanan organisasi masih panjang. Tantangan ke depan membutuhkan kebersamaan, kepedulian, dan komitmen seluruh anggota agar HPPMS-R tidak kehilangan arah perjuangannya.
Satu Barisan, Satu Tujuan, Bersama Menjaga HPPMS-R. Semangat tersebut diharapkan bukan hanya menjadi slogan peringatan milad, tetapi benar-benar diwujudkan melalui kerja nyata demi pendidikan, persatuan, dan masa depan generasi Suku Sakai Riau.
Penulis : GuL









