Bengkalis – Newsline.id- Peluang memasuki dunia kerja kini semakin terbuka bagi 30 pemuda asal Kabupaten Rokan Hilir.
Melalui program Asa Karya (Asah Skill Hidup Berkarya) yang digagas PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), mereka berhasil menyelesaikan pelatihan pengelasan intensif selama 30 hari dan seluruhnya dinyatakan lulus sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Salah satu peserta yang merasakan manfaat program tersebut adalah Muhammad Khalyaki (20). Sebelum mengikuti pelatihan, pemuda asal Rokan Hilir ini mengaku sempat merasa ragu terhadap kemampuan dirinya, terutama ketika menyadari bahwa dunia kerja membutuhkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, keraguan itu perlahan berubah menjadi kepercayaan diri setelah mengikuti pelatihan pengelasan melalui program Asa Karya, bagian dari program Community Involvement and Development (CID) PHR.
” Dulu saya sempat merasa khawatir melihat masa depan dan hanya bisa memandang sebelah mata kemampuan diri sendiri,” ungkap Khalyaki.
Selama 30 hari mengikuti pelatihan, ia bersama 29 peserta lainnya mendapatkan pembekalan keterampilan pengelasan sekaligus membangun mental dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
Hasilnya, Khalyaki berhasil memperoleh sertifikat kompetensi pengelasan 2F/3F dari BNSP. Bahkan, ia kini memiliki rencana untuk mengembangkan kemampuan tersebut melalui usaha bersama rekannya.
“Berkat pelatihan 30 hari di Program Asa Karya, kini saya tidak hanya mengantongi sertifikat BNSP 2F/3F, tetapi juga siap bergabung mengembangkan usaha teman saya,” ujarnya.
Keberhasilan seluruh 30 peserta meraih sertifikat kompetensi menjadi capaian tersendiri. Program ini tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga membekali para lulusan dengan dukungan peralatan agar dapat memulai usaha pengelasan di lingkungan masing-masing.
Dalam pelaksanaannya, PHR menggandeng Politeknik Negeri Bengkalis dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir untuk membina 30 pemuda dari wilayah Ring 1 dan 10 kecamatan di Rokan Hilir.
Dengan bekal keterampilan, sertifikasi resmi, serta dukungan peralatan, para peserta kini memiliki peluang lebih luas, baik untuk memasuki dunia kerja profesional maupun membangun usaha mandiri.
Semangat tersebut terlihat dalam kegiatan Graduation and Business Activation Program Asa Karya yang digelar di Politeknik Negeri Bengkalis, Jumat (23/10/2026).

Kegiatan diawali dengan sesi Sharing & Upskilling bertajuk “Next Gen Energy Pioneers: Leveling Up Your Skills for Career in Oil & Gas Industry”. Dalam kesempatan itu, peserta dan mahasiswa mendapatkan wawasan mengenai peluang karier di sektor minyak dan gas bumi, budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), serta pentingnya profesionalisme dalam lingkungan industri.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Rokan Hilir, M. Nurhidayat, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, pelatihan vokasi bersertifikasi hingga dukungan kewirausahaan telah memberikan kesempatan berharga bagi generasi muda daerah untuk meningkatkan kemampuan dan kemandirian ekonomi.
“Program Asa Karya, mulai dari pelatihan vokasi pengelasan 2F/3F bersertifikasi BNSP hingga peluang kewirausahaan, telah memberikan ruang tumbuh yang sangat berharga bagi pemuda-pemudi lokal.
Kami berterima kasih kepada PHR Zona Rokan atas komitmen dan kontribusinya yang konsisten,” ujarnya.
Melalui program CID, PHR berupaya memperkuat kapasitas masyarakat di sekitar wilayah operasinya melalui peningkatan keterampilan, pemberdayaan ekonomi, serta kolaborasi dengan lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan.
Keberhasilan 30 pemuda tersebut menjadi gambaran bahwa peningkatan kompetensi dapat membuka jalan bagi generasi muda daerah untuk lebih siap menghadapi persaingan dunia kerja sekaligus menciptakan peluang usaha secara mandiri.
Penulis : GuL
Sumber Berita: Humas PhR









