Krisis BBM Bengkalis Disorot, DPRD Dorong Langkah Nyata dan Cepat

Tuesday, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkalis – Newsline.id – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di Pulau Bengkalis akhirnya mendapat perhatian serius.
Lintas komisi DPRD Kabupaten Bengkalis memanggil Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) untuk duduk bersama mencari jalan keluar.

Rapat tersebut digelar pada Senin (6/4/2026) di Ruang Komisi I DPRD Bengkalis, dipimpin Anggota Komisi III, Fakhtiar Qodri, dan dihadiri Wakil Ketua III DPRD Bengkalis H. Misno, serta Asisten I Setdakab Bengkalis Ed Efendi.

Sejumlah anggota dewan lintas komisi dan Kepala Disdagperin Bengkalis, Zulpan, juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk merumuskan solusi konkret, sekaligus memperkuat pengawasan distribusi BBM yang dinilai belum berjalan optimal di lapangan.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengawali rapat, Fakhtiar Qodri menegaskan bahwa kelangkaan BBM sudah berada pada tahap yang meresahkan masyarakat.
“Kami minta Disdagperin turun langsung ke lapangan, memantau distribusi di setiap SPBU. Regulasi dari BPH Migas juga perlu dievaluasi bersama,” tegasnya.

Dari pihak pemerintah daerah, Ed Efendi menjelaskan bahwa upaya sudah dilakukan, termasuk menyurati BPH Migas untuk meminta kelonggaran aturan. Namun hingga kini belum ada tanggapan.
Ia juga menyoroti keterbatasan jumlah SPBU di Bengkalis sebagai salah satu penyebab tidak meratanya distribusi BBM.
Sementara itu, Kepala Disdagperin Zulpan menegaskan bahwa sesuai aturan, SPBU tidak lagi diperbolehkan melayani pengecer. Kebijakan ini, kata dia, berdampak pada penumpukan antrean di SPBU.

“Penyaluran hanya melalui SPBU, sehingga antrean tidak bisa dihindari,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis Irmi Syakip Arsalan menilai pendekatan yang hanya berpatokan pada aturan tidak cukup menjawab persoalan di lapangan.

“Kita butuh langkah cepat dan terukur. Harus ada pemetaan kondisi dan koordinasi intens dengan pihak SPBU untuk mengurai antrean,” tegasnya.
Ia juga mendorong dilakukannya operasi pasar serta pengawasan ketat terhadap potensi kenaikan harga dan dugaan penimbunan BBM.

Hal senada disampaikan Anggota Komisi II Firman yang meminta Disdagperin lebih tegas dalam memberikan imbauan kepada SPBU agar aturan dijalankan secara konsisten.

Sementara itu, Laurensius Tampubolon dan H. Zamzami menekankan pentingnya turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil masyarakat, bukan sekadar mengandalkan laporan administratif.
Sekretaris Komisi II, Rendra Wardana (Iyan Kancil), bahkan mendorong penetapan status tanggap darurat distribusi BBM, lengkap dengan dasar hukum dan skema penanganan yang jelas.

“Setiap kebijakan harus punya formulasi yang jelas, bukan sekadar wacana,” ujarnya.
Anggota Komisi IV Muhammad Isa juga menambahkan perlunya pengawasan terpadu agar tidak terjadi lonjakan harga di luar ketentuan.

Dari pihak SPBU, dijelaskan bahwa antrean panjang juga dipicu oleh penerapan aplikasi XStar yang membatasi penyaluran kepada pengecer. Untuk mengurangi antrean, SPBU berencana menambah jam operasional.

Sementara itu, suara masyarakat turut disampaikan oleh mahasiswa Bengkalis, Syahrul. Ia mengeluhkan kondisi kelangkaan BBM yang dinilai semakin memberatkan warga.

“Kami berharap ada langkah nyata dari pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Ed Efendi menegaskan bahwa kuota BBM sebenarnya tidak berkurang, dan konsumsi masih relatif stabil. Namun, pengawasan distribusi perlu diperketat.

Di akhir rapat, Irmi kembali menekankan pentingnya langkah konkret dari semua pihak, termasuk penambahan jam operasional SPBU guna mengurai antrean.
Rapat kemudian ditutup oleh Wakil Ketua III DPRD Bengkalis H. Misno, dengan harapan persoalan ini dapat segera diatasi melalui kerja sama antara eksekutif dan legislatif.

Penulis : GuL

Sumber Berita: Humas DpRd Bengkalis

Berita Terkait

Polsek Mandau Tinjau Pengelolaan Lahan Jagung Program Asta Cita Presiden di Air Kulim
Polsek Mandau Garap 2 Hektare Lahan di Harapan Baru, Dukung Program 1 Juta Hektare Jagung
Polsek Mandau Genjot Penanaman Jagung 29 Hektar Dukung Program 1 Juta Hektar Polri
*Aniaya Istri Hingga Terluka, Pria di Mandau Ditangkap Polisi dan Positif Urine*
Tameng Adat dan LAMR Dukung Penuh Turnamen Futsal Cup Polsek Rantau Kopar
Pangdam XIX Tuanku Tambusai Hadiri Vidcon Nasional Peresmian 1.061 KDKMP Dipimpin Presiden RI
*Polsek Pinggir Amankan Tiga Pelaku Penyalahgunaan Sabu di Kafe Remang-Remang Suriname*
*Polsek Pinggir Ungkap Kasus Narkotika, Lima Pelaku Diamankan di Talang Mandi*
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 19 May 2026 - 23:51 WITA

Polsek Mandau Tinjau Pengelolaan Lahan Jagung Program Asta Cita Presiden di Air Kulim

Tuesday, 19 May 2026 - 16:31 WITA

Polsek Mandau Garap 2 Hektare Lahan di Harapan Baru, Dukung Program 1 Juta Hektare Jagung

Tuesday, 19 May 2026 - 16:27 WITA

Polsek Mandau Genjot Penanaman Jagung 29 Hektar Dukung Program 1 Juta Hektar Polri

Monday, 18 May 2026 - 12:20 WITA

*Aniaya Istri Hingga Terluka, Pria di Mandau Ditangkap Polisi dan Positif Urine*

Saturday, 16 May 2026 - 13:26 WITA

Pangdam XIX Tuanku Tambusai Hadiri Vidcon Nasional Peresmian 1.061 KDKMP Dipimpin Presiden RI

Berita Terbaru

Pekanbaru

Silaturahmi Bulanan IKB Jateng Riau, Perkuat Kekeluargaan Anggota

Tuesday, 19 May 2026 - 13:14 WITA