Wamen Fajar Riza Apresiasi Keunggulan Multidisiplin Pascasarjana UGM dalam Mendorong Pendidikan Nasional

Wednesday, 13 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, newsline.id– Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta dalam rangka menghadiri Monitoring dan Evaluasi Target Capaian Kinerja Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Tahun 2025. Kehadirannya ini sekaligus menegaskan dukungan terhadap transformasi pendidikan tinggi yang terintegrasi dengan kebijakan nasional.

Dalam sambutannya, Wamen Fajar—yang juga menjabat sebagai anggota Advisory Board Sekolah Pascasarjana UGM—menyampaikan apresiasi tinggi terhadap capaian akademik, inovasi, serta pendekatan multidisiplin yang dikembangkan kampus tersebut.

“Sekolah Pascasarjana UGM memiliki keunggulan pada pendekatan multidisiplin yang memadukan sains, teknologi, dan seni budaya. Inilah yang kita butuhkan untuk menjawab kebijakan pendidikan nasional,” tegas Fajar.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pendidikan masa kini tidak cukup hanya mencetak generasi yang cakap teknologi, melainkan juga generasi yang berpikir kritis, berempati, serta berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.

Dorongan Integrasi STEM dan Humaniora

Sejalan dengan prioritas pemerintah dalam mengembangkan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics), Wamen Fajar mendorong agar Sekolah Pascasarjana UGM terus memperkuat kolaborasi lintas disiplin ilmu. Ia menyebutkan bahwa UGM berpeluang besar menjadi model pendidikan tinggi nasional yang mampu menjembatani antara pendidikan dasar dan menengah dengan pendidikan tinggi secara berkesinambungan.

“STEM perlu dikembangkan dengan berbasis seni, budaya, dan humaniora, yang merupakan DNA bangsa Indonesia. Pendekatan ini akan menjadi kekuatan unik UGM dalam menjawab tantangan masa depan,” ujar Fajar.

Pemerintah, melalui kebijakan Presiden Prabowo Subianto, saat ini tengah memfokuskan sebagian besar dana beasiswa dan anggaran riset pada pengembangan STEM. Dalam konteks ini, Wamen Fajar menegaskan bahwa kekuatan multidisiplin UGM menjadi nilai tambah yang harus terus dijaga, sekaligus dioptimalkan untuk menghadirkan inovasi berdampak luas.

Pendidikan Berbasis Profil Pelajar Pancasila

Dalam paparannya, Wamen Fajar juga menekankan pentingnya arah kebijakan pendidikan nasional yang berfokus pada pengembangan karakter dan kompetensi murid melalui delapan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Dimensi tersebut mencakup:

  1. Keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa
  2. Kewargaan global
  3. Penalaran kritis
  4. Kreativitas
  5. Kolaborasi
  6. Kemandirian
  7. Kesehatan jasmani dan mental
  8. Komunikasi efektif

Menurutnya, inilah kerangka yang akan menjadi rujukan untuk seluruh jenjang pendidikan, termasuk kontribusi perguruan tinggi dalam merancang program dan riset yang relevan.

Testimoni Alumni: Ilmu yang Berdampak

Dalam forum yang sama, Deputi Bidang Politik Dalam Negeri Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Heri Wiranto, turut memberikan testimoni sebagai alumni Program S3 Pascasarjana UGM.

“Pendidikan yang saya jalani di Pascasarjana UGM memberi manfaat nyata, baik dalam pengembangan pribadi maupun dalam tugas sebagai pejabat negara. Ilmu yang diperoleh bisa langsung diterapkan dalam merumuskan kebijakan strategis di pemerintahan,” ungkapnya.

Pernyataan Heri menegaskan bahwa kualitas akademik UGM telah memberikan kontribusi riil tidak hanya di dunia akademik, namun juga dalam praktik pemerintahan dan pelayanan publik.

Kunjungan Wamen Fajar ke UGM menjadi sinyal kuat pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam menyukseskan arah kebijakan pendidikan nasional. Dengan keunggulan pendekatan multidisiplin yang dimiliki, Sekolah Pascasarjana UGM diharapkan terus menjadi penggerak inovasi pendidikan Indonesia yang berlandaskan sains, teknologi, seni, dan nilai-nilai kebudayaan bangsa. (******)

Sumber : Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah

Berita Terkait

Biaya Perpisahan SMP Negeri 5 Bathin Solapan Jadi Sorotan, Ini Penegasan *Kadisdik Bengkalis*
Santuni Warga, Atasi Banjir, dan Benahi Jalan di Duri
Akademisi Nilai Standar Kemiskinan BPS Belum Gambarkan Kondisi Nyata di Masyarakat
Pangdam XIX/TT Pimpin Groundbreaking Jembatan Garuda di Pekanbaru, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Warga
Danrem 031/Wira Bima Tinjau Pemadaman Karhutla di Dumai, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Diperkuat
Tim Damkar PHR Tetap Siaga di Hari Lebaran, Ikut Padamkan Karhutla yang Melanda Dumai
PHR Zona Rokan Jaga Keandalan Operasi Selama Libur Lebaran 1447 H
*Cahaya Ramadan di Ladang Minyak, Ikhtiar PHR Mengetuk Pintu Langit Lewat Kepedulian Sosial*
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Thursday, 14 May 2026 - 22:36 WITA

Biaya Perpisahan SMP Negeri 5 Bathin Solapan Jadi Sorotan, Ini Penegasan *Kadisdik Bengkalis*

Friday, 24 April 2026 - 12:14 WITA

Santuni Warga, Atasi Banjir, dan Benahi Jalan di Duri

Monday, 13 April 2026 - 18:16 WITA

Akademisi Nilai Standar Kemiskinan BPS Belum Gambarkan Kondisi Nyata di Masyarakat

Friday, 27 March 2026 - 19:57 WITA

Pangdam XIX/TT Pimpin Groundbreaking Jembatan Garuda di Pekanbaru, Dorong Konektivitas dan Ekonomi Warga

Wednesday, 25 March 2026 - 20:35 WITA

Danrem 031/Wira Bima Tinjau Pemadaman Karhutla di Dumai, Sinergi TNI-Polri dan Pemda Diperkuat

Berita Terbaru