RSUD Undata Palu Laksanakan Operasi Jantung Terbuka Perdana, Babak Baru Layanan Kesehatan Rujukan di Sulawesi Tengah 02 Aug 2025 480

Monday, 4 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSUD Undata Palu Laksanakan Operasi Jantung Terbuka Perdana, Babak Baru Layanan Kesehatan Rujukan di Sulawesi Tengah

RSUD Undata Palu Laksanakan Operasi Jantung Terbuka Perdana, Babak Baru Layanan Kesehatan Rujukan di Sulawesi Tengah

Palu, Newsline.id — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata, Palu, Sulawesi Tengah, mencatat tonggak sejarah baru dalam layanan kesehatan dengan keberhasilan pelaksanaan operasi jantung terbuka perdana pada Kamis (31/7). Ini menandai era baru layanan penyakit katastropik di kawasan timur Indonesia.

Dalam kunjungan kerjanya ke RSUD Undata, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan pentingnya pemerataan layanan kesehatan, khususnya untuk tiga penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia: stroke, jantung, dan kanker.

“Jantung merupakan penyebab kematian tertinggi kedua setelah stroke, dengan 275.000 kematian per tahun. Artinya, kita harus fokus ke sana,” tegas Menkes.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak akhir 2022, Kementerian Kesehatan telah menyusun rencana strategis pemerataan layanan kesehatan, termasuk penguatan kapasitas rumah sakit provinsi untuk melakukan bedah jantung terbuka, layanan radioterapi kanker, dan intervensi stroke berbasis kateterisasi.

“Ketika saya mulai akhir 2020, hanya 9 provinsi yang mampu melakukan bedah jantung terbuka. Kini, dalam waktu kurang dari tiga tahun, sudah ada di 27 provinsi. Target saya: seluruh provinsi dapat melakukan operasi katup jantung, bypass, dan bedah jantung bawaan anak,” lanjut Menkes.

Kementerian juga menargetkan 34 provinsi memiliki fasilitas radio-onkologi dengan teknologi mutakhir, mengingat tingginya kematian akibat kanker, terutama kanker payudara.

Menkes menekankan bahwa layanan kuratif harus diimbangi dengan upaya promotif dan preventif melalui deteksi dini.

“Saya tidak bangga kalau melihat antrean 1.500 orang untuk operasi. Justru itu menunjukkan kita gagal menjaga mereka tetap sehat. Cek kesehatan gratis harus dimanfaatkan. Gula darah, kolesterol, tekanan darah — semua harus diketahui sejak dini,” jelasnya.

Di hadapan jajaran manajemen RSUD Undata, Menkes juga menyoroti persoalan kekurangan dokter spesialis yang diperkirakan mencapai 70.000 orang hingga tahun 2032. Untuk mengatasi hal ini, Kemenkes mendorong pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit (hospital-based) tanpa biaya.

“Kita harus buka 300–500 sentra pendidikan dokter spesialis dalam lima tahun ke depan. Tidak harus selalu ke UI atau Unair. Putra-putri daerah juga harus punya kesempatan yang sama,” ujarnya.

“Saya berharap RSUD Undata bisa menjadi sentra pendidikan dokter spesialis, dimulai dari penyakit dalam dan jantung,” pungkasnya.

Direktur RSUD Undata, drg. Herry Mulyadi, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan daerah yang memungkinkan rumah sakitnya menjadi pusat layanan bedah jantung di wilayah Sulawesi Tengah.

“Selama saya bertugas, Bapak Menteri sudah tiga kali hadir di sini. Ini kebahagiaan dan kehormatan bagi kami,” kata drg. Herry.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah atas dukungan penuh terhadap kesiapan program prioritas Kemenkes.

“Kami dipacu untuk segera melaksanakan operasi jantung terbuka. Meskipun dihadapkan pada keterbatasan, kami terus menjalin komunikasi dengan RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita untuk memastikan kesiapan,” ujarnya.

Operasi jantung terbuka perdana di RSUD Undata berhasil dilakukan terhadap dua pasien.

“Alhamdulillah, atas kemudahan dari Allah SWT, kemarin dua pasien berhasil menjalani operasi jantung terbuka. Ini merupakan kebanggaan dan bentuk kesyukuran bagi kami. Semoga pelaksanaannya bisa terus berlanjut ke depan,” tuturnya.

drg. Herry juga melaporkan bahwa RSUD Undata kini telah membuka layanan radioterapi untuk pasien kanker dan sedang dalam proses kerja sama resmi dengan BPJS Kesehatan.

“Hari ini kami akan menandatangani kerja sama layanan radioterapi dengan BPJS. Terima kasih atas dukungan Kemenkes dan BPJS dalam memperluas akses layanan ini,” tambahnya.(*******)

Sumber : Kementerian Kesehatan

Berita Terkait

Reses Ibra Teguh, SH di Kelurahan Duri Barat Disambut Antusias Warga
Musrenbang Kecamatan Pinggir Fokuskan Usulan Prioritas untuk RKPD Bengkalis 2027
Lapas Bengkalis Teguhkan Komitmen Zona Integritas, Wujudkan Pelayanan Bersih dan Transparan
Perkuat Kamtib, Lapas Bengkalis Gelar Razia Gabungan Bersama APH
Perkuat Deteksi Dini, Lapas Bengkalis Tes Urin 10 Pegawai dan 10 Warga Binaan
Camat Mandau Pimpin Gotong Royong Jaga Kebersihan Lingkungan Kecamatan
Bazar dan Gema Beri Sahabat Meriahkan MTQ ke-50 Kecamatan Mandau
Opsnal Satresnarkoba Polres Bengkalis Tangkap Petani, Sita 23,06 Gram Sabu di Mandau
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Monday, 9 February 2026 - 21:08 WITA

Reses Ibra Teguh, SH di Kelurahan Duri Barat Disambut Antusias Warga

Monday, 9 February 2026 - 14:53 WITA

Musrenbang Kecamatan Pinggir Fokuskan Usulan Prioritas untuk RKPD Bengkalis 2027

Thursday, 5 February 2026 - 12:23 WITA

Lapas Bengkalis Teguhkan Komitmen Zona Integritas, Wujudkan Pelayanan Bersih dan Transparan

Tuesday, 3 February 2026 - 13:00 WITA

Perkuat Kamtib, Lapas Bengkalis Gelar Razia Gabungan Bersama APH

Monday, 2 February 2026 - 19:19 WITA

Perkuat Deteksi Dini, Lapas Bengkalis Tes Urin 10 Pegawai dan 10 Warga Binaan

Berita Terbaru

Terkini

Ribuan Warga TNTN Geruduk Kantor Gubernur Riau Tolak Relokasi

Wednesday, 18 Jun 2025 - 18:16 WITA