Kementerian PU Tuntaskan Penataan Tahap I Kawasan Benteng Pendem Ambarawa, Jadi Destinasi Edukasi dan Wisata Sejarah

Tuesday, 10 June 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian PU Tuntaskan Penataan Tahap I Kawasan Benteng Pendem Ambarawa, Jadi Destinasi Edukasi dan Wisata Sejarah

Kementerian PU Tuntaskan Penataan Tahap I Kawasan Benteng Pendem Ambarawa, Jadi Destinasi Edukasi dan Wisata Sejarah

Jakarta, Newsline.id – Kementerian Pekerjaan Umum telah menyelesaikan penataan Kawasan Benteng Pendem Ambarawa Tahap I di Provinsi Jawa Tengah. Penataan Benteng Pendem Ambarawa sebagai Situs Cagar Budaya berdasarkan Surat Keputusan Bupati Semarang Nomor 432/0112/2021 telah sesuai dengan fungsi kawasan Ambarawa sebagai kota tujuan wisata dengan keselarasan lingkungan dan mempertahankan kearifan lokal.

Ambarawa adalah sebuah kota kecamatan di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah yang dikenal dengan berbagai situs sejarah seperti Monumen Palagan Ambarawa, Museum Kereta Api Ambarawa, dan Benteng Willem I.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan setelah dilakukan penataan, diharapkan kawasan Benteng Pendem Ambarawa dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan atau edukasi tentang bangunan cagar budaya sekaligus sebagai destinasi wisata bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penataan Benteng Pendem Ambarawa Tahap I difokuskan pada revitalisasi kawasan cagar budaya Benteng Fort Willem I dengan luas area penanganan 27.286,38 m² dan luas bangunan benteng 10.392,42 m². Lingkup penanganannya meliputi pekerjaan perlindungan bangunan, pekerjaan pengembangan bangunan, dan penataan lansekap kawasan.

Pekerjaan penataan Kawasan Benteng Pendem Ambarawa Tahap I dilakukan sejak Desember 2023 oleh PT Waskita Karya selaku kontraktor pelaksana dengan biaya Rp156,8 miliar. Selain pekerjaan revitalisasi pada bangunan cagar budaya, penataan juga dilakukan pada area parkir seluas 6.429,93 m² dan area jalan akses seluas 5.873,42 m².

Benteng Fort Willem I merupakan benteng terbesar di Pulau Jawa yang dibangun pada abad ke-18 sebagai benteng utama dalam sistem pertahanan Pulau Jawa. Bangunan bersejarah tersebut merupakan benteng peninggalan Belanda yang dahulunya berfungsi sebagai pusat pertahanan, gudang peluru, dan barak pasukan.

Destinasi wisata heritage yang berada di Desa Lodoyong, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang ini dikenal memiliki bangunan bersejarah dengan arsitektur bergaya Eropa. Sebelumnya, kondisi Benteng Pendem Ambarawa terlihat memprihatinkan dan minim perawatan. Dinding bangunan utama yang berada di kawasan tersebut rusak dan kusam, serta beberapa bagian bangunan juga hilang.

Penataan dilakukan oleh Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Jawa Tengah, Kementerian PU dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip pelestarian bangunan gedung cagar budaya yang sejalan dengan amanat Undang-undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Jawa Tengah Kuswara berharap dengan program penataan Benteng Pendem Ambarawa dapat meningkatkan kunjungan wisatawan domestik atau manca negara, sehingga turut meningkatkan perekonomian masyarakat lokal.

“Bangunan ini memiliki daya tarik tersendiri bagi pengunjung karena selain bangunannya yang megah dan bagus juga banyak memiliki spot foto yang sangat menarik,” kata Kuswara. (******)

Sumber : Kementerian Pekerjaan Umum

Berita Terkait

Penuhi Hak Warga binaan di Tengah Perayaan Imlek dan Menyambut Ramadan, Lapas Bengkalis Tetap Buka Layanan Kunjungan di Hari Libur
Taruhan Jutaan Rupiah Mengalir di Gelanggang Sabung Ayam Jalan Caltex Tegar – Duri , Diduga Beroperasi Setahun
Reses Ibra Teguh, SH di Kelurahan Duri Barat Disambut Antusias Warga
Musrenbang Kecamatan Pinggir Fokuskan Usulan Prioritas untuk RKPD Bengkalis 2027
Lapas Bengkalis Teguhkan Komitmen Zona Integritas, Wujudkan Pelayanan Bersih dan Transparan
Perkuat Kamtib, Lapas Bengkalis Gelar Razia Gabungan Bersama APH
Perkuat Deteksi Dini, Lapas Bengkalis Tes Urin 10 Pegawai dan 10 Warga Binaan
Camat Mandau Pimpin Gotong Royong Jaga Kebersihan Lingkungan Kecamatan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Tuesday, 17 February 2026 - 15:15 WITA

Penuhi Hak Warga binaan di Tengah Perayaan Imlek dan Menyambut Ramadan, Lapas Bengkalis Tetap Buka Layanan Kunjungan di Hari Libur

Tuesday, 17 February 2026 - 13:25 WITA

Taruhan Jutaan Rupiah Mengalir di Gelanggang Sabung Ayam Jalan Caltex Tegar – Duri , Diduga Beroperasi Setahun

Monday, 9 February 2026 - 21:08 WITA

Reses Ibra Teguh, SH di Kelurahan Duri Barat Disambut Antusias Warga

Monday, 9 February 2026 - 14:53 WITA

Musrenbang Kecamatan Pinggir Fokuskan Usulan Prioritas untuk RKPD Bengkalis 2027

Thursday, 5 February 2026 - 12:23 WITA

Lapas Bengkalis Teguhkan Komitmen Zona Integritas, Wujudkan Pelayanan Bersih dan Transparan

Berita Terbaru

Terkini

Ribuan Warga TNTN Geruduk Kantor Gubernur Riau Tolak Relokasi

Wednesday, 18 Jun 2025 - 18:16 WITA