Pekanbaru – Newsline.id – Raut bahagia tak bisa disembunyikan Yuneli saat menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama ekspor dengan Koperasi Petaling Berhad, Malaysia, Jumat (8/5/2026).
Bagi perempuan yang akrab disapa Nunik itu, momen tersebut bukan sekadar seremoni biasa. Penandatanganan kerja sama itu menjadi tonggak baru bagi Koperasi Pucuk Rebung Jaya dalam membawa produk UMKM binaannya menembus pasar internasional.
“Alhamdulillah, ini pencapaian luar biasa bagi kami. Dulu tidak pernah terbayang produk UMKM binaan koperasi bisa sampai ke pasar luar negeri,” ujar Nunik haru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui kerja sama tersebut, produk-produk lokal asal Riau akan mulai dipasarkan ke Malaysia melalui kemitraan strategis dengan Koperasi Petaling Berhad yang berada di Shah Alam, Selangor.
Tak hanya bicara soal bisnis dan perdagangan, kerja sama ini juga dinilai sebagai bentuk penguatan hubungan antarkomunitas serumpun Indonesia-Malaysia.
Wakil Ketua Koperasi Pembangunan Daerah Petaling Berhad Malaysia, Tuan Haji Adli bin Dato’ Aj’ad Ghazi, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi tersebut.
“Kami sangat berbesar hati dapat menjalin kerja sama ini. Semoga membawa manfaat dan kesejahteraan bersama,” katanya.

Keberhasilan Koperasi Pucuk Rebung Jaya hingga mampu menembus pasar ekspor tidak lepas dari dukungan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) bersama SKK Migas melalui program pemberdayaan masyarakat.
Pendampingan dilakukan mulai dari peningkatan kualitas produk, pengemasan, hingga strategi pemasaran dan branding agar produk UMKM mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Manager Relations Zona Rokan, Rudi Arief, mengatakan capaian itu merupakan hasil kerja keras para pelaku UMKM, khususnya ibu-ibu binaan yang selama ini terus konsisten mengembangkan usaha mereka.
“Hari ini menjadi momen bersejarah. Produk-produk UMKM binaan PHR Zona Rokan bersama SKK Migas dan Pemerintah Riau kini mulai melangkah ke panggung internasional,” ujarnya.
Menurut Rudi, keberhasilan tersebut diharapkan menjadi awal bagi produk-produk UMKM Riau untuk semakin dikenal di pasar global.
Apresiasi juga datang dari Ketua Dekranasda Pekanbaru, Sulastri Agung Nugroho. Ia menilai keberhasilan itu dapat menjadi motivasi bagi pelaku UMKM lainnya untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing produk.
“Ini langkah strategis untuk memperluas pasar UMKM hingga ke luar negeri. Kami berharap pelaku usaha terus menjaga kualitas produk dan mampu beradaptasi dengan perkembangan pasar,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagut, Yanin Kholison, menyebut kerja sama tersebut sebagai bukti nyata program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan industri hulu migas mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat sekitar wilayah operasi.
Menurutnya, industri hulu migas tidak hanya berfokus pada ketahanan energi nasional, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM.
Selain penandatanganan MoU, kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi peluang penguatan UMKM antara Indonesia dan Malaysia. Bahkan, eksportir asal Jepang turut hadir membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk UMKM asal Riau.
Penulis : GuL
Sumber Berita: Humas PhR









