Bengkalis – Newsline. Id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis resmi menjalin kolaborasi strategis melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Bengkalis serta Yayasan PKBM Albantani, Kamis (12/02).
Kerja sama ini bertujuan memperkuat program literasi dan pendidikan bagi warga binaan sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan.
Kegiatan yang digelar di Aula Lapas Bengkalis tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan penunjang kegiatan belajar dari Baznas Kabupaten Bengkalis.
Bantuan ini menjadi bentuk dukungan nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan intelektual warga binaan.
Penandatanganan PKS dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Bengkalis, Priyo Tri Laksono, serta dihadiri jajaran pimpinan instansi terkait. Langkah ini merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan yang menegaskan pentingnya pembinaan untuk mencetak sumber daya manusia unggul, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani masa pidana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Priyo Tri Laksono menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara tanpa terkecuali.
“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen bersama untuk memastikan warga binaan mendapatkan hak pendidikan dan akses literasi yang layak. Dengan adanya kerja sama resmi bersama Dispersip dan PKBM Albantani, serta dukungan Baznas, kita membangun ekosistem pembinaan yang lebih terukur agar mereka memiliki bekal ijazah dan wawasan saat kembali ke masyarakat,” tegasnya.
Kepala Dispersip Kabupaten Bengkalis, Hendrik Dwi Yatmoko, S.Sos., MT, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung penyediaan bahan bacaan berkualitas di lingkungan Lapas.
“Kami berkomitmen mendekatkan akses literasi ke seluruh lapisan masyarakat, termasuk saudara-saudara kita di Lapas Bengkalis,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan PKBM Albantani, Ruliono, S.Sos.I., M.Si, menjelaskan bahwa pihaknya akan fokus memperkuat kurikulum pendidikan kesetaraan agar warga binaan memperoleh kualifikasi pendidikan yang sah secara nasional.
“PKBM Albantani memastikan program sekolah paket di Lapas Bengkalis berjalan sesuai standar pendidikan. Kami ingin warga binaan memiliki semangat belajar tinggi sehingga pendidikan yang mereka tempuh menjadi modal utama membangun kehidupan yang lebih baik saat kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Penandatanganan PKS ini turut disaksikan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis, Muthu Saily, S.IP., MPA, serta Kabag SDM dan Umum Baznas Bengkalis, Daeng Muhammad Thalib Johari, S.Pd, yang menyerahkan bantuan secara simbolis.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antarinstansi dalam suasana penuh keakraban. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar.
#HumasLapasBengkalis
Penulis : Gul
Sumber Berita: Lapas Bengkalis









