Wujudkan Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Singakerta Sambangi Petani Pepaya dan Pisang

Wednesday, 29 January 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gianyar – riau.newsline.id – Kapolsek Ubud melaksanakan monitoring merupakan salah satu tugas yang di lakukan oleh setiap Bhayangkara Pembina Keamanan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) setiap harinya, seperti yang di lakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Singakerta dengan melaksanakan pemantauan Ketahanan Pangan Sektor Pertanian mengujungi salah seorang petani Pepaya dan Pisang di Jalan Padang Getas Banjar Kengetan, Desa Singakerta, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Rabu (29/01/2025).

Kegiatan Bimastral Bhabinkamtibmas di Wilayah hukum Polsek Ubud tersebut merupakan salah satu kegiatan yang rutin di laksanakan, guna memberikan informasi baik kepada masyarakat dan atasan dalam memastikan ketahan pangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat binaan.

Pepaya California dan Pisang Cavendish merupakan komoditas buah tropis yang sangat popular di dunia, di Indonesia, pepaya dan pisang ini lebih dikenal dengan sebutan Pisang Ambon Putih. Pisang Cavendish banyak di kembang biakan menggunakan metode kultur jaringan,” ungkap Bapak I Gusti Ketut Ruma.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bapak Ruma juga menambahkan, “saat proses tanam hingga panen membutuhkan waktu ±1 Tahun, dan di lahan ini terdapat 10 Pohon pisang, yang dapat di panen setiap bulan nya, di mana hasil panen kami gunakan untuk keperluan Yadnya (upacara agama dan adat) dan untuk konsumsi keluarga,” terangnya.
Bhabinkamtibmas Desa Singakerta Aiptu I Made Widastra menyampaikan, “hari ini Bertempat di Sawah Milik Bapak I Ketut Ruma Jalan Padang Getas, Banjar Kengetan Desa Singakerta Kecamatan Ubud Kabupaten Gianyar, yang merupakan petani Pepaya dan buah pisang Jenis Cavendish dengan luas tanah 2 are Bhabinkamtibmas menyambangi beliau untuk bertukar informasi,” jelasnya.

“ini membuktikan bahwa potensi daerah di Wilayah Ubud khususnya Desa Singakerta ini sangat di dominasi oleh Pariwisata dan pertanian, perkebunan. Kita ketahui pisang jenis ini nilai jualnya sangat tinggi, semoga ini bisa menjadikan penguatan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

(Is_cc89)

Berita Terkait

Menhut: Sudah Sekitar 400 Ribu Hektare Hutan Adat Diakui, Bukti Komitmen Pemerintahan Prabowo
Belum Sehari, Video Habib HDW Pamer Aksesoris 50 Juta Langsung Viral!
Forum Kreator Riau Diusulkan, Habib HDW Ajak Pemerintah Fasilitasi Kolaborasi
Film “Jalan Pulang”: Cinta Seorang Ibu Diterpa Kengerian Gaib
873 Jamaah Haji Asal Riau Tiba di Tanah Air, Tahap Pemulangan Berjalan Lancar
Teheran Membara! Israel Gempur Depot BBM Iran, Netanyahu: “Jalan Menuju Iran Sudah Terbuka”
Pemerintah Perketat Pengawasan Lima Perusahaan Tambang di Raja Ampat
Polri Bongkar Penyelundupan 192 kg Sabu, Jaringan Internasional: Begini kata Komisi III DPR RI.
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sunday, 10 August 2025 - 15:56 WITA

Menhut: Sudah Sekitar 400 Ribu Hektare Hutan Adat Diakui, Bukti Komitmen Pemerintahan Prabowo

Saturday, 19 July 2025 - 16:04 WITA

Belum Sehari, Video Habib HDW Pamer Aksesoris 50 Juta Langsung Viral!

Thursday, 10 July 2025 - 01:22 WITA

Forum Kreator Riau Diusulkan, Habib HDW Ajak Pemerintah Fasilitasi Kolaborasi

Saturday, 28 June 2025 - 22:40 WITA

Film “Jalan Pulang”: Cinta Seorang Ibu Diterpa Kengerian Gaib

Monday, 16 June 2025 - 20:52 WITA

873 Jamaah Haji Asal Riau Tiba di Tanah Air, Tahap Pemulangan Berjalan Lancar

Berita Terbaru