Pekanbaru – Newsline. Id – Saat sebagian besar masyarakat Indonesia merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 H, suasana berbeda terlihat di wilayah operasional PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Senin (24/3/2026).
Di tengah momen kemenangan, para pekerja PHR tetap menjalankan tugas di lapangan untuk memastikan produksi minyak dan gas bumi nasional tetap berjalan demi menjaga ketahanan energi negara.
Bagi pekerja di sektor hulu migas, Lebaran tahun ini memiliki makna tersendiri. Salah satunya dirasakan Hanifa Aulia Khosyatillah dari Tim Plant Operations Minas. Ia mengaku harus merayakan Idulfitri dengan cara berbeda karena tanggung jawab pekerjaan menuntut kesiapan penuh, termasuk saat hari besar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya memaknai Lebaran tahun ini dengan cara yang sedikit berbeda, yaitu dengan tetap menjalankan tugas di lapangan. Walaupun tidak bisa berkumpul langsung dengan keluarga, saya mencoba menciptakan suasana lebaran versi sendiri bersama rekan kerja,” ujarnya.
Meski dirayakan secara sederhana di lokasi kerja, suasana kebersamaan tetap terasa. Para pekerja saling berbagi ucapan selamat dan menjaga semangat satu sama lain di sela tanggung jawab menjaga operasional tetap aman dan stabil.
Bertugas saat Lebaran bukan hal mudah, namun bagi pekerja migas hal tersebut merupakan bagian dari komitmen profesi. Kesadaran bahwa kelancaran produksi sangat penting bagi kebutuhan energi nasional menjadi motivasi utama untuk tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Buat saya, ini soal komitmen. Saat memilih pekerjaan ini, saya juga siap dengan konsekuensinya, termasuk bertugas di hari besar. Ada dorongan dari dalam diri untuk tetap profesional menyelesaikan tanggung jawab dengan baik, apa pun situasinya,” tambahnya.
Dukungan keluarga di rumah menjadi kekuatan tersendiri bagi para pekerja yang tidak bisa pulang saat Lebaran. Meski rasa rindu tetap ada, pengertian dari keluarga membuat mereka bisa bekerja dengan fokus, terutama dalam menjaga aspek keselamatan di lapangan.
“Keluarga di rumah sangat memahami, walaupun pasti ada rasa kangen. Mereka justru jadi sumber semangat utama, sehingga kami bisa lebih fokus bekerja dan selalu mengingatkan pentingnya aspek keselamatan selama bekerja,” tuturnya.
Selama masa libur Lebaran, pengawasan operasional di lapangan tetap dilakukan secara ketat. Mulai dari pemantauan produksi hingga pengecekan peralatan dilakukan secara rutin untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur. Koordinasi antar tim juga ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi gangguan sejak dini.
“Kewaspadaan harus ditingkatkan supaya produksi tetap stabil dan aman. Fokus utama kami adalah memastikan semua proses berjalan sesuai prosedur dan keselamatan tetap menjadi prioritas tertinggi di hari seperti ini,” tegasnya.
Sebagai salah satu penopang utama produksi minyak nasional, PHR menyadari pentingnya menjaga keandalan operasi, terutama saat kebutuhan energi meningkat selama masa Lebaran. Operasional hulu migas di Zona Rokan tetap berjalan tanpa henti dengan dukungan para pekerja yang bertugas selama 24 jam.
General Manager PHR Zona Rokan, Andre Wijanarko, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja yang tetap menjalankan tugas di hari raya demi menjaga pasokan energi bagi masyarakat.
“Kami memahami operasional di Zona Rokan merupakan urat nadi pasokan energi negeri, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat pesat selama Lebaran. Karena itu, kami berkomitmen menjaga keandalan operasi di seluruh lapangan selama 24 jam tanpa henti. Kami sangat mengapresiasi dan bangga kepada seluruh pekerja yang tetap tegak di garda terdepan operasional selama masa Idulfitri,” katanya.
Dedikasi para pekerja PHR di wilayah kerja Rokan menjadi bukti nyata komitmen menjaga kedaulatan energi nasional. Di balik setiap tetes minyak yang diproduksi untuk negeri, terdapat pengorbanan dan ketulusan para pekerja yang tetap setia menjalankan tugas, bahkan di hari kemenangan.
Penulis : GuL
Sumber Berita: Humas PhR










